Kaum Penyandang disabilitas dimanapun tampaknya harus selalu berurusan dengan kata dan makna. Di Amerika, pertarungan makna untuk merebut kembali hak para difabel masih terus terjadi baik sesudah maupun sebelum disahkannya ADA (the American Disability Act) pada tahun 1990 (Wilson & LewieckiWilson, 2001). Di Inggris, pertarungan makna serupa juga terjadi dalam kehidupan sehari-hari para difabel. Berbagai sebutan yang merendahkan bertarung dengan usulan untuk menggantinya dengan “di....
Read More