Profil Donatur
       Logout
Phone: (+62) 857 1539 2888 info.cagarfoundation@gmail.com

Cagar

  • Home
  • Layanan Donatur
    • Registrasi Donatur
    • Konfirmasi Donasi
    • Rekening Donasi
    • Jemput Donasi
    • Login Donatur
  • Program
    • Be A Special
      • Penyerahan donasi beasiswa pendidikan
      • Be A Special
    • Qurbanisasi (Qurban Istimewa Nasional)
      • BERKAH KURBAN BAGI SESAMA
    • Nusa Indonesia
      • Rumah Zakat Menyalurkan Bantuan Pangan (Nutrisi Anak Spesial) kepada anak binaan CAGAR Foundation
      • Ucapan Terima kasih dan Apresiasi kepada yang telah berkontribusi untuk program nusa indonesia
      • PROGRAM NUSA
    • Program Kami
  • Panduan
    • Panduan Donasi Online
    • Panduan Jemput Donasi
    • Semua Panduan
  • Berita
  • Profil
    • Tentang Kami
    • Kontak
  • Galeri
  • Donasi
27 Jan

Tips Dampingi Anak Autisme Belajar di Rumah, Orang Tua Bukan Guru

2021-01-27 10:10:36 By Cagar Foundation Berita 415 Views

TEMPO.CO, Jakarta - Kampanye #DiRumahAja, sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus corona penyebab Covid-19 menimbulkan tantangan bagi orang tua. Selain bekerja di rumah, para orang tua juga harus mendampingi anak-anak belajar. 

Tidak sedikit orang tua yang merasa bahwa hal tersebut membuat pekerjaan di rumah menjadi bertambah, apalagi orang tua dengan anak berkebutuhan khusus autisme.

Hal tersebut dikatakan oleh terapis autis Nuryanti Yamin dari Drisana Child Development Center. Berbeda dengan anak-anak lain, orang tua dengan anak autisme dianjurkan menempatkan diri sebagai orang tua, bukan sebagai guru.

"Hal terpenting yang perlu diperhatikan ialah mengondisikan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi anak," ucap Nuryanti saat dihubungi Tempo.co, Kamis, 2 April 2020.

Nuryanti juga menyarankan agar anak tetap melakukan kegiatan sesuai dengan kemampuan anak (salah satunya rentang perhatian, kemampuan motorik dan lainnya) dan tentunya dengan menyenangkan (variatif) dengan pengkondisian kegiatan yang terarah (time table) dan memberikan pemahaman tentang aturan yang akan diterapkan di rumah.

"Lakukan komunikasi atau pemberian informasi yang tepat dan optimal sesuai kemampuan anak, bisa dengan visual support atau pun dengan bahasa yang dipahami anak," terang Nuryanti.

Langkah memulainya, lanjut Nuryanti ialah dengan menyiapkan media belajar dan kegiatan yang dibutuhkan. Selain itu siapkan juga program belajar yang diganti dengan kegiatan di rumah karena tidak bisa menjalani terapi secara tatap muka.

"Kemudian jika selama proses pendampingan anak mengalami kesulitan, maka sebagai orang tua Anda juga bisa berkoordinasi dengan tim sekolah, terapis dan tenaga ahli," ucapnya.

 

cantik.tempo.co

  • Share This Story

Program Kami

  • Be A Special
  • Qurbanisasi (Qurban Istimewa Nasional)
  • Nusa Indonesia
  • SEDEKAH JUM'AT
  • SUPER SPESIAL
  • RUMAH ISTIMEWA
  • MAPAN IBK (Program Kemandirian & Pemberdayaan Insan Berkemampuan Khusus)
  • Hasil Karya Mapan IBK

Berita Terbaru

  • Popular
  • Recent
  • Kisah Imam Al Warraq, Orangtua Anak Berkebutuhan Khusus 2018-12-12 13:34:16
  • 10 Penyandang Disabilitas Di Indonesia Yang Berprestasi 2020-01-28 11:13:52
  • Kisah Anak-anak Penghafal Qur’an yang Akan Membuatmu Menangis Haru 2021-06-22 10:10:29
  • apa itu disabilitas sensorik? 2019-11-13 13:55:24
  • Akses Kesehatan untuk Semua: Skrining Jantung IDAI kepada Anak Berkebutuhan Khusus Rumah Autis Tanjung Priok 2026-04-09 10:05:43
  • Ramadhan Inklusif Bersama Cagar Foundation 2026-04-07 15:02:07
  • Ramadhan Ceria, Semua Anak Istimewa 2026-04-07 11:48:44
  • Petani Binaan CIF “Diserbu” 2026-01-29 10:37:30
  • >

About Us

YAYASAN CAHAYA KELUARGA FITRAH

  • Kantor  :  

    Jl.Dr.Ratna No.10 B, Jatikramat, Jatiasih. Bekasi.

  • Phone  : 

    (+62) 857 1539 2888

  • Email   :

    info.cagarfoundation@gmail.com

Social Media

Follow Our Social Media:

  • Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah
  • CagarFoundation
  • cagarfoundation

© Copyright 2023 | CAGAR Foundation