Jakarta – Yayasan CAGAR telah melakukan soft launching platform “Cagar Kebaikan” yang merupakan hasil koloborasi para pihak pemerhati anak-anak penyandang autis atau disabilitas perkembangan mental pada Minggu (13/10) di Menara Bank Muamalat, Jakarta. Acara softlaunching ini sebagai bagian dari kegiatan IBK’s Day 2025.
Sebagai produk digital, Cagar Kebaikan pernah diusung Yayasan CAGAR namun sempat terhenti dan kini diaktivasi kembali tanpa meninggalkan amanah pendahulunya yakni menjadi crowfunding inklusif yang khusus diarahkan untuk mendukung program pendidikan dan kesejahteraan anak autis serta profesional yang mengabdi di bidang ini.
Kehadiran Cagar Kebaikan menjadi jawaban betapa penting dan strategisnya gerakan bersama perlu dilakukan, terlebih saat ini masyarakat kian aktif di ruang digital dan terbiasa berpartisipasi sosial melalui platform daring. Cagar Kebaikan bisa menjadi jembatan antara kepeduliaan publik dan kebutuhan nyata di lapangan. Dan, Cagar Kebaikan membangun kesadaran publik dan solidaritas sosial melalui kampanye digital.
Dalam acara tersebut banyak peserta yang hadir menyampaikan harapan agar Cagar Kebaikan ini dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga nantinya lebih banyak anak-anak, sekolah, dan guru inklusif juga relawan ataupun pendamping anak-anak spesial ini yang terbantu melalui kolaborasi ini. Meningkatnya akses layanan pendidikan dan terapi anak autis maupun disabilitas perkembangan mental di perkotaan dan desa. Memberikan dukungan ekonomi dan profesional para penggiat maupun pegiat di bidang inklusi ini serta terbangunnya kesadaran publik dan empati di dunia inklusi.
Dalam acara soft launching ini, ditandai dengan pemutaran video singkat profil Cagar Kebaikan. Saat ini, Cagar Kebaikan difokuskan di website www.cagarkebaikan.org dan ke depannya akan merambah dalam bentuk aplikasi digital. Selain website sajian kampanye program Cagar Kebaikan bisa dinikmati di platform sosial media, seperti IG, Facebook, Youtube, Tiktok, dll.
Cagar Kebaikan, Kanal Kebaikan Berdampak
Anggota Pengurus Harian Yayasan CAGAR, Moch. Nelwansyah, mengatakan crowdfunding Cagar Kebaikan ini sebagai jendela agar program-program yang diusung CAGAR dan para pengabdi di bidang inklusi diketahui di seluruh Indonesia, bahkan dunia.
"Dengan hadirnya (website) Cagar Kebaikan ini, Yayasan Cagar ingin memberikan akses kampanye program-program pro anak-anak autis dan disabilitas perkembangan mental secara mudah, cepat, dan transparan kepada masyarakat luas, terutama terkait bidang pendidikan inklusi serta kegiatan yang mendukung perkembangan potensi mereka juga para tenaga pendidik yang hebat termasuk para relawan," kata Nelwansyah saat ditemui usai soft launching Cagar Kebaikan.
Selain media kampanye digital, Nelwansyah menuturkan, Cagar Kebaikan tersebut juga sebagai wadah untuk dapat meningkatkan kesejahteraan dan peningkatan kapasitas guru, juga pemberdayaan masyarakat yang terlibat dalam program-program yang dicanangkan tersebut. Tapi, tambahnya, dukungan-dukungan harus dihadirkan secara nyata dari publik termasuk dukungan sinergi dari pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
“Di Cagar Kebaikan inilah kita bisa temukan program-program berkualitas yang mengarus utamakan kepentingan anak-anak autis atau penyandang disabilitas perkembangan mental serta mendapati cara untuk mendukung kesejahteraan mereka dan profesional para guru atau pendidiknya,” tutup Nelwansyah.
Terkait dengan tindak lanjut dari soft launching Cagar Kebaikan, Yayasan CAGAR terus berusaha menggalang berbagai dukungan untuk meluaskan informasi dan kampanye program, termasuk menumbuhkan kesadaran publik dan solidaritas sosial terhadap anak-anak autis maupun penyandang disabilitas perkembangan mental khususnya di Indonesia.
(suh/CK)
