Profil Donatur
       Logout
Phone: (+62) 857 1539 2888 info.cagarfoundation@gmail.com

Cagar

  • Home
  • Layanan Donatur
    • Registrasi Donatur
    • Konfirmasi Donasi
    • Rekening Donasi
    • Jemput Donasi
    • Login Donatur
  • Program
    • Cagar Explore
      • Belum Ada Kegiatan
    • Be A Special
      • Penyerahan donasi beasiswa pendidikan
      • Be A Special
    • Kebunesia.id
      • CIF Mengubah Lahan Tidur Menjadi Lahan Produksi Pangan
    • Program Kami
  • Panduan
    • Panduan Donasi Online
    • Panduan Jemput Donasi
    • Semua Panduan
  • Berita
  • Profil
    • Tentang Kami
    • Kontak
  • Galeri
  • Donasi
12 Feb

Sekolah Inklusi Dibutuhkan Untuk Anak Berkebutuhan Khusus

2018-02-12 11:19:53 By Admin Berita 896 Views

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menyatakan sekolah reguler yang inklusi diperlukan untuk memenuhi hak belajar anak disabilitas. "KPPPA mendorong sekolah reguler untuk melakukan pendidikan secara inklusi yang artinya tidak membedakan anak berkebutuhan khsuus dalam memberikan hak pendidikan kepada mereka," kata Asisten Deputi Bidang Perlindungan Anak Berkebutuhan Khusus Kementerian PPPA Indra Gunawan di Jakarta, Jumat (9/2).

 

Adanya sekolah inklusi, lanjutnya, dapat membantu memberikan pendidikan kepada anak-anak berkebutuhan khusus karena jumlah sekolah luar biasa saat ini jumlahnya masih sangat sedikit. Dengan adanya sekolah inklusi maka sekolah telah memberikan aksesibilitas kepada anak berkebutuhakn khusus untuk menikmati pendidikan.

 

Menurut Indra saat ini masih banyak orang tua yang cemas untuk menyekolahkan anak berkebutuhan khusus di sekolah reguler karena takut anaknya tidak diterima atau mendapat perlakuan berbeda saat di kelas.

 

"Memang di beberapa tempat lingkungan belum cukup siap untuk menerima anak berkebutuhan khusus, karena masih ada stigma di sekolah bahwa anak berkebutuhan khsuus tidak mampu mengikuti pelajaran, padahal mereka sebenarnya bisa belajar disekolah reguler asal disesuaikan dengan kebutuhan mereka," kata dia.

 

Sementara itu Ketua Yayasan Dwituna Rawinala Budi Prasojo mengatakan program sekolah inklusi memerlukan sumber daya manusia yang harus dipersiapkan untuk memberikan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

 

"Tidak hanya guru, anak-anak didik juga harus disiapkan untuk menerima anak berkebutuhan khsusus, karena tidak semua anak dapat menerima anak-anak disabilitas, bahkan tidak semua orang tua murid di sekolah menerimanya," kata dia

Sumber: Republika

  • Share This Story

Program Kami

  • Cagar Explore
  • Be A Special
  • Kebunesia.id

Berita Terbaru

  • Popular
  • Recent
  • Kisah Imam Al Warraq, Orangtua Anak Berkebutuhan Khusus 2018-12-12 13:34:16
  • 10 Penyandang Disabilitas Di Indonesia Yang Berprestasi 2020-01-28 11:13:52
  • Kisah Anak-anak Penghafal Qur’an yang Akan Membuatmu Menangis Haru 2021-06-22 10:10:29
  • apa itu disabilitas sensorik? 2019-11-13 13:55:24
  • Merajut Kebersamaan dengan Insan Spesial di Lahan Wakaf Cagar - Bandung Barat 2026-06-24 13:59:10
  • Wujudkan Layanan Disabilitas Terbaik, Cagar Foundation Ikuti Pelatihan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial dan Persiapkan Reakreditasi 2026-06-15 14:10:33
  • Qurban Spesial Semakin Istimewa 2026-06-09 14:14:43
  • Akses Kesehatan untuk Semua: Skrining Jantung IDAI kepada Anak Berkebutuhan Khusus Rumah Autis Tanjung Priok 2026-04-09 10:05:43
  • >

About Us

YAYASAN CAHAYA KELUARGA FITRAH

  • Kantor  :  

    Jl.Dr.Ratna No.10 B, Jatikramat, Jatiasih. Bekasi.

  • Phone  : 

    (+62) 857 1539 2888

  • Email   :

    info.cagarfoundation@gmail.com

Social Media

Follow Our Social Media:

  • Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah
  • CagarFoundation
  • cagarfoundation

© Copyright 2023 | CAGAR Foundation