Profil Donatur
       Logout
Phone: (+62) 857 1539 2888 info.cagarfoundation@gmail.com

Cagar

  • Home
  • Layanan Donatur
    • Registrasi Donatur
    • Konfirmasi Donasi
    • Rekening Donasi
    • Jemput Donasi
    • Login Donatur
  • Program
    • Be A Special
      • Penyerahan donasi beasiswa pendidikan
      • Be A Special
    • Qurbanisasi (Qurban Istimewa Nasional)
      • BERKAH KURBAN BAGI SESAMA
    • Nusa Indonesia
      • Rumah Zakat Menyalurkan Bantuan Pangan (Nutrisi Anak Spesial) kepada anak binaan CAGAR Foundation
      • Ucapan Terima kasih dan Apresiasi kepada yang telah berkontribusi untuk program nusa indonesia
      • PROGRAM NUSA
    • Program Kami
  • Panduan
    • Panduan Donasi Online
    • Panduan Jemput Donasi
    • Semua Panduan
  • Berita
  • Profil
    • Tentang Kami
    • Kontak
  • Galeri
  • Donasi
16 Nov

Kisah Inspiratif Tiga Penyandang Disabilitas di Aceh, dari Melawan Bullying Hingga jadi CPNS Terbaik

2020-11-16 10:35:34 By Cagar Foundation Berita 479 Views

Keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang bagi tiga penyandang disabilitas di Aceh ini untuk menghasilkan karya dan sesuatu yang berguna, tidak hanya bagi dirinya, tapi juga bagi masyarakat luas.

Kisah inspiratif ini dibagikan oleh tiga penyandang disabilitas pada sebuah acara di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh, Jalan Tgk Daud Beureueh, Banda Aceh, Senin (27/5/2019) sore.

Tenaga Ahli Bidang Publikasi Bappeda Aceh, Hasan Basri M Nur, dalam siaran pers kepada Serambinews.com menyebutkan, ketiga penyandang disabilitas yang diundang Bappeda Aceh untuk membagikan kisahnya adalah.

1. Cut Dina Anjeli, qariah dan penyandang tuna netra dari Aceh Besar.

2. Bayu Satria, penyandang tuna daksa dari Simeulue

3. Baihaqi, STHI, MA, penyandang miopi (tidak mampu melihat yang jauh).

Hasan Basri menyebutkan, kegiatan ini sebagai bagian dari Bappeda Aceh yang bertekad merancang program pembangunan yang berpihak semua kalangan.

“Selama ini ada kesan kaum difabel/disabilitas (kelompok masyarakat berkebutuhan khusus) kerap luput dari perhatian pembangunan,” kata Hasan Basri.

Ketiga penyandang disabilitas ini diberi panggung untuk sharing pendapat dan memberi motivasi kepada hadirin.

Selain pimpinan dan karyawan Bappeda Aceh, kegiatan itu juga dihadiri oleh Prof Dr Syahrizal Abbas (guru besar UIN Ar-Raniry, mantan Kadis Syariat Islam), Dr Nazamuddin (dosen Unsyiah), Iqbal Faraby (Sekjen Partai Demokrat Aceh), serta para anak yatim dari kawasan Banda Aceh dan Aceh Besar. Ketiga penyandang disabilitas ini memiliki kelebihan dan mengukir prestasi masing-masing.

Mereka bertiga diberi kesempatan berbicara tentang perjuangan melawan persepsi negatif dari masyarakat tentang disabiltas.

Juara MTQ

Cut Dian Anjeli, penyandang tuna netra pernah menjadi juara MTQ Aceh Besar tingkat kanak-kanak. Dia diberi kesempatan melantunkan ayat-ayat suci Alquran di depan hadirin.

Dari Simeulue untuk Aceh

Setelahnya, giliran Bayu Satria yang tampil membagikan kisahnya. Bayu Satria adalah penyandang tuna daksa asal Kabupaten Simeulue.

Dia membagikan kisahnya melawan diskriminasi masyarakat, hingga ia sukses menjadi duta anak Aceh dan kemudian membentuk Forum Anak di 18 kabupaten/kota di Aceh.

Karena prestasinya Bayu pernah diundang ke Forum Anak Nasional di Yogyakarta dan berkesempatan berbicara langsung dengan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

“Saya sudah pernah merasakan penolakan dari masyarakat, dari teman-teman, ketika sekolah di SD, SMP di Simeulue. Saat itu bahkan dibully seakan-akan difabel itu menular sehingga harus dijauhi. Semua perlakuan buruk itu telah saya maafkan. Saya bukan tipe pendendam,” kata Bayu Satria yang kini tercatat sebagai mahasiswa semester VI Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry.

“Semua penghinaan itu saya lawan dengan kerja keras hingga mampu membangun Forum Anak di Kabupaten Simeulu, dan saat ini sudah mencapai di 18 kabupaten/kota di Aceh. Saya punya target membangun Forum Anak hingga ke desa-desa agar anak-anak tidak lagi dibully seperti pernah saya rasakan saat kecil,” sambung Bayu Satria yang disambut applaus peserta.

CPNS Terbaik

Sementara Baihaqi, menceritakan pengalamannya tidak mampu melihat jarak lebih setengah meter sejak tahun 2013, ketika dia sedang kuliah di S2 UIN Ar-Raniry.

“Sebagai penerima beasiswa LPSDM, saya harus menyelesaikan kuliah walau dengan mata terbatas. Alhamdulillah saya lulus S2 pada tahun 2016. Saya juga pernah dipercaya untuk mengajar di Fakultas Ushuluddin UIN Ar-Raniry walau penglihatan sangat terbatas,” kata Baihaqi.

“Sebagai penerima beasiswa LPSDM, saya harus menyelesaikan kuliah walau dengan mata terbatas. Alhamdulillah saya lulus S2 pada tahun 2016. Saya juga pernah dipercaya untuk mengajar di Fakultas Ushuluddin UIN Ar-Raniry walau penglihatan sangat terbatas,” kata Baihaqi.

“Baru-baru saya ikut tes CPNS di Kanwil Kemenag Aceh dan lulus dengan passing grade. Saya lulus sebagai CPNS terbaik. Ini adalah bagai mukjizat. Sebab ada 1800 pelamar, saya yang terbatas ini dinyatakan sebagai lulusan terbaik dari 75 yang lulus,” tambah Baihaqi sambil meminta Pemda agar peduli kaum disabilitas dalam setiap program yang dirancang.

Pembangunan Berkeadilan

Kepala Bappeda Aceh, Azhari SE, M.Si, mengatakan pihaknya sengaja mengundang kaum disabilitas guna mendengar sharing dan keluh-kesah mereka dalam melihat pembangunan.

“Kita beri kesempatan kepada mereka untuk berbicara tentang perasaan mereka yang hakiki serta kisah mereka dalam berjuang. Aspirasi mereka harus menjadi perhatian semua pemangku kepentingan di Aceh dalam merancang usulan program pembangunan sehingga berkeadilan,” kata Azhari Hasan seperti dikutip Hasan Basri.(*)

 

aceh.tribunnews.com

  • Share This Story

Program Kami

  • Be A Special
  • Qurbanisasi (Qurban Istimewa Nasional)
  • Nusa Indonesia
  • SEDEKAH JUM'AT
  • SUPER SPESIAL
  • RUMAH ISTIMEWA
  • MAPAN IBK (Program Kemandirian & Pemberdayaan Insan Berkemampuan Khusus)
  • Hasil Karya Mapan IBK

Berita Terbaru

  • Popular
  • Recent
  • Kisah Imam Al Warraq, Orangtua Anak Berkebutuhan Khusus 2018-12-12 13:34:16
  • 10 Penyandang Disabilitas Di Indonesia Yang Berprestasi 2020-01-28 11:13:52
  • Kisah Anak-anak Penghafal Qur’an yang Akan Membuatmu Menangis Haru 2021-06-22 10:10:29
  • apa itu disabilitas sensorik? 2019-11-13 13:55:24
  • Qurban Spesial Semakin Istimewa 2026-06-09 14:14:43
  • Akses Kesehatan untuk Semua: Skrining Jantung IDAI kepada Anak Berkebutuhan Khusus Rumah Autis Tanjung Priok 2026-04-09 10:05:43
  • Ramadhan Inklusif Bersama Cagar Foundation 2026-04-07 15:02:07
  • Ramadhan Ceria, Semua Anak Istimewa 2026-04-07 11:48:44
  • >

About Us

YAYASAN CAHAYA KELUARGA FITRAH

  • Kantor  :  

    Jl.Dr.Ratna No.10 B, Jatikramat, Jatiasih. Bekasi.

  • Phone  : 

    (+62) 857 1539 2888

  • Email   :

    info.cagarfoundation@gmail.com

Social Media

Follow Our Social Media:

  • Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah
  • CagarFoundation
  • cagarfoundation

© Copyright 2023 | CAGAR Foundation