Profil Donatur
       Logout
Phone: (+62) 857 1539 2888 info.cagarfoundation@gmail.com

Cagar

  • Home
  • Layanan Donatur
    • Registrasi Donatur
    • Konfirmasi Donasi
    • Rekening Donasi
    • Jemput Donasi
    • Login Donatur
  • Program
    • Be A Special
      • Penyerahan donasi beasiswa pendidikan
      • Be A Special
    • Qurbanisasi (Qurban Istimewa Nasional)
      • BERKAH KURBAN BAGI SESAMA
    • Nusa Indonesia
      • Rumah Zakat Menyalurkan Bantuan Pangan (Nutrisi Anak Spesial) kepada anak binaan CAGAR Foundation
      • Ucapan Terima kasih dan Apresiasi kepada yang telah berkontribusi untuk program nusa indonesia
      • PROGRAM NUSA
    • Program Kami
  • Panduan
    • Panduan Donasi Online
    • Panduan Jemput Donasi
    • Semua Panduan
  • Berita
  • Profil
    • Tentang Kami
    • Kontak
  • Galeri
  • Donasi
22 Okt

Ini Cara Dharma Wanita Surabaya Semangati Guru Pembimbing ABK

2018-10-22 06:35:55 By Cagar Foundation Berita 615 Views

Dharma Wanita Persatuan Kota Surabaya bersama 120 Guru Pembimbing Khusus (GPK) dari 40 sekolah inklusi Surabaya menggelar nonton bareng (nobar) film 'Dancing In The Rain' di Ciputra World Surabaya, Jumat (19/10/2018).

Film Dancing in The Rain ini bercerita tentang seorang anak kecil bernama Banyu yang mengalami gangguan psikis spektrum autis dan ditelantarkan oleh orang tuanya.

Bahkan, sejak kecil anak itu diasuh Eyang Uti (Christine Hakim) dengan harapan dewasa nanti Banyu memiliki optimis hidup layaknya orang normal.

Tidak hanya Eyang Uti yang menyayangi Banyu. Dua temannya bernama Radin dan Kinara, juga merasakan ada hal yang istimewa pada sosok Banyu. Ketiganya pun bersahabat hingga dewasa.

Chusnur Ismiati Hendro Gunawan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Surabaya yang juga turut serta menghadiri nobar film Dancing In The Rain berharap, para guru pembimbing khusus harus bisa mencerna arti dalam film tersebut sebagai penyemangat.

"Film ini memiliki pesan yang berarti bagi kita semua, terutama bagi guru GPK dan orang tua. Kita mengajak agar terus menjaga kekompakan dan berjejaring supaya bisa berkomunikasi yang bermanfaat bagi anak kita dan sekitarnya," tutur Chusnur.

Pada kesempatan itu, orang tua maupun para guru diharapkan mampu memahami anak berkebutuhan khusus (ABK) dan tidak membiarkannya. Namun sebaliknya, ABK itu harus diajak untuk hidup bersama-sama layaknya anak normal.

"Senyatanya anak autis itu juga manusia dan bukan individu yang memiliki kelainan yang berbeda. Buktinya pada film ini, pemeran anak autisnya bisa disayangi oleh teman-temannya. Kami memiliki harapan kehidupan yang setara. Artinya bagi guru-guru bisa mengaplikasikan hal itu di sekolah," harapnya.

Istri Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Hendro Gunawan itu menambahkan, jangan pernah mengatakan bahwa anak autis itu menjadi beban bagi keluarga. Sehingga membuatnya enggan mengasuh sendiri dan lebih menitipkan pada orang lain.

"Selain terapi maupun pengobatan bagi anak-anak kita, namun harus selalu mengajak berkomunikasi. Tapi ada satu hal yang perlu dicermati, orang normal itu tidak ada, karena setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan. Kita harapkan anak autis bisa membuat kelebihan tersendiri bagi keluarga kita," jelasnya.

Tak hanya nonton bareng, pihaknya juga akan selalu menggelar kegiatan bertema work autism bersama sahabat autis, hari distabilitas dan masak bersama anak-anak berkebutuhan.

"Guru dan murid autis itu ibaratnya teman, sehingga bisa bersinergi. Karena anak-anak ini adalah anak istimewa. Mereka juga sangat berharga, kita berharap bisa memahami kebutuhan mereka, sehingga tidak ada anak-anak yang tertinggal maupun yang terbelakang," imbuhnya.

Sementara itu, Diah Mutiara Adi guru SDN Ngagel Rejo III yang juga terlibat dalam nobar film tersebut mengungkapkan acara nobar film Dancing In The Rain itu sekaligus menjadi ajang upgrade ilmu, silaturahmi maupun menjaga kekompakan.

"Terimakasih kami telah dilibatkan dalam acara ini, sehingga kita selalu bisa termotivasi untuk membersarkan optimisme anak didik kita," pungkasnya.

 

Sumber : jatimnow.com

  • Share This Story

Program Kami

  • Be A Special
  • Qurbanisasi (Qurban Istimewa Nasional)
  • Nusa Indonesia
  • SEDEKAH JUM'AT
  • SUPER SPESIAL
  • RUMAH ISTIMEWA
  • MAPAN IBK (Program Kemandirian & Pemberdayaan Insan Berkemampuan Khusus)
  • Hasil Karya Mapan IBK

Berita Terbaru

  • Popular
  • Recent
  • Kisah Imam Al Warraq, Orangtua Anak Berkebutuhan Khusus 2018-12-12 13:34:16
  • 10 Penyandang Disabilitas Di Indonesia Yang Berprestasi 2020-01-28 11:13:52
  • Kisah Anak-anak Penghafal Qur’an yang Akan Membuatmu Menangis Haru 2021-06-22 10:10:29
  • apa itu disabilitas sensorik? 2019-11-13 13:55:24
  • Akses Kesehatan untuk Semua: Skrining Jantung IDAI kepada Anak Berkebutuhan Khusus Rumah Autis Tanjung Priok 2026-04-09 10:05:43
  • Ramadhan Inklusif Bersama Cagar Foundation 2026-04-07 15:02:07
  • Ramadhan Ceria, Semua Anak Istimewa 2026-04-07 11:48:44
  • Petani Binaan CIF “Diserbu” 2026-01-29 10:37:30
  • >

About Us

YAYASAN CAHAYA KELUARGA FITRAH

  • Kantor  :  

    Jl.Dr.Ratna No.10 B, Jatikramat, Jatiasih. Bekasi.

  • Phone  : 

    (+62) 857 1539 2888

  • Email   :

    info.cagarfoundation@gmail.com

Social Media

Follow Our Social Media:

  • Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah
  • CagarFoundation
  • cagarfoundation

© Copyright 2023 | CAGAR Foundation