Kereta menjadi transportasi darat yang banyak menjadi pilihan masyarakat untuk perjalanan ke luar kota. Rute perjalanannya kerap melintasi daerah pemukiman warga. Hal ini menjadi hiburan tersendiri bagi anak-anak ketika melihat kereta.
Tak jarang ditemui di sekitar perlintasan kereta, ada anak-anak yang menyambut kedatangan kereta hingga melambai-lambaikan tangannya. Seperti anak berkebutuhan khusus bernama Tama. Melihat kereta melintas, menjadi kebahagiaan besar bagi Tama.
Sang ibu, Mudjiati, juga sering menemani Tama menunggu kereta. Hingga videonya saat bersama Tama menunggu kereta di daerahnya menjadi viral.
“Sing penting anak istimewa ku seneng. Menjelang Maghrib nunggu di Jomplangan. Untuk tole gantengku,” tulis video itu, dikutip dari unggahan Twitter @kai121.
Banyak warganet yang mention pihak PT kereta Indonesia (KAI) atas kesenangan Tama dengan kereta, hingga PT KAI mengundang Tama dan ibunya untuk melakukan trip perjalanan ke Semarang.
Video kelanjutan dari postingan itu merekam bagaimana sosok Tama yang begitu senang saat diajak jalan-jalan orang-orang berseragam KAI.
Ibu Mudjiati menyebut Tama sebagai anak istimewa. Ia menanti kehadiran Tama selama belasan tahun.
“12 tahun saya baru diberi momongan. Anak saya itu istimewa sekali, dalam artian itu kan kekurangan, tapi bagi saya itu kelebihan,” ujar Mudjiati.
Tama memang sangat senang dengan kereta, apalagi dengan suara dan lampunya. Begitu kata Mudjiati yang sangat semangat menceritakan Tama.
“Kalau liat kereta api itu dia seneng dengan suara sama lampu. Apalagi dibel (semboyan 35) itu seneng banget gitu waktu denger suara kereta api,” katanya.
Ibu Tama sendiri tidak menyangka bahwa pihak KAI akan mengundangnya. Berkat undangan itu, Tama dapat menjumpai seorang masinis. Dia juga nampak menaiki kereta tua yang tidak beroperasi.
Ada harapan yang terucap dari doa Mudjiati. Dia tidak mempunyai keinginan berlebih untuk putranya.
“Kalau untuk anak saya, saya nggak punya permintaan atau keinginan lebih yang penting anak saya sehat, bisa mandiri. Terus nanti kalau nanti lihat kereta bisa (gantian) bonceng saya gitu loh,” doanya.
“Tapi itu sesuatu yang nggak mungkin kalau nggak ada keajaiban dari Allah SWT,” lanjut Mudjiati.
Video singkat dari pasangan ibu dan anak itu begitu mencerminkan bagaimana kebahagiaan sederhana seseorang yang tak perlu muluk-muluk. Dengan kuatnya ibu Mudjiati dalam menemani anak istimewanya.
“Semoga ini bisa menginspirasi & mengingatkan kita, bahwa Ibu adalah orang yang sangat hebat, yang nggak pernah lelah untuk membahagiakan anaknya,” tulis KAI.
https://www.dream.co.id/stories/cerita-anak-difabel-wujudkan-cita-cita-naik-kereta-api-perjuangan-haru-sang-ibu-bikin-mewek-2209111.html
