Ibu Ramiah merupakan orang tua tunggal dari 3 orang anak. Anak pertama ibu Ramiah, Daus adalah salah satu siswa Rumah Autis Tanjung Priok. Daus sudah bersekolah dan menjalani terapi di rumah autis 9 tahun lamanya.
Ayah Daus meninggal karena komplikasi dari penyakitnya saat anak ketiganya masih di dalam kandungan.
Ditengah hidup yang serba susah, yang hanya mengandalkan upah sebagai tukang cuci Ibu Ramiah memiliki keinginan untuk berkurban. Anak kedua ibu Ramiah juga pernah mengutarakan keinginan untuk berkurban kepada Ibu Ramiah.
“Katanya malu, masa kita mulu yang terima daging kurban. sekali kali juga ingin berkurban” ucapnya
“Yah namanya orang islam ya bu, kepingin saya berkurban. Cuma ya gitu, belum ada (uangnya)” Ibu Ramiah melanjutkan
Melalui Program Sedekah Kurma (Sedekah Kurban Untuk Sesama) ibu Ramiah dapat berkurban untuk pertama kali. Program ini memfasilitasi donatur yang ingin berdonasi demi mewujudkan impian Ibu Ramiah.
Ibu Ramiah mengaku senang dan beryukur karena untuk pertama kali beliau dapat berkurban atas namanya.
Ucapan terima kasih tak terhingga atas berkah yang diterima dari insan mulia yang mengamanahkan sedekahnya melalui CAGAR Foundation
