Profil Donatur
       Logout
Phone: (+62) 857 1539 2888 info.cagarfoundation@gmail.com

Cagar

  • Home
  • Layanan Donatur
    • Registrasi Donatur
    • Konfirmasi Donasi
    • Rekening Donasi
    • Jemput Donasi
    • Login Donatur
  • Program
    • Be A Special
      • Penyerahan donasi beasiswa pendidikan
      • Be A Special
    • Qurbanisasi (Qurban Istimewa Nasional)
      • BERKAH KURBAN BAGI SESAMA
    • Nusa Indonesia
      • Rumah Zakat Menyalurkan Bantuan Pangan (Nutrisi Anak Spesial) kepada anak binaan CAGAR Foundation
      • Ucapan Terima kasih dan Apresiasi kepada yang telah berkontribusi untuk program nusa indonesia
      • PROGRAM NUSA
    • Program Kami
  • Panduan
    • Panduan Donasi Online
    • Panduan Jemput Donasi
    • Semua Panduan
  • Berita
  • Profil
    • Tentang Kami
    • Kontak
  • Galeri
  • Donasi
14 Sep

7 Tahun Berlalu, Anak Autis Kunjungi Makam Ibu Demi Bisa Peluk Nisan

2023-09-14 09:53:13 By Cagar Foundation Berita 490 Views

Anak berusia 11 tahun ini ditinggal ibu untuk selamanya saat masih berusia 4 tahun.

Sebuah foto yang menunjukkan seorang anak autis memeluk batu nisan di makam ibunya mengundang iba di kalangan netizen. Bocah itu bernama Afiq Akhtar. Dia masih berusia 11 tahun. Sang bibi, Fatin Hanani Mohd Fauzai, membawa Afiq untuk mengunjungi makam ibunya atas permintaan anak itu. Menurut Fatin, kakaknya yang juga ibu Afiq meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan pada 23 Juli 2013.

" Kakak saya meninggal pada 14 Ramadhan tahun 2013. Waktu itu dia dalam perjalanan ke tempat kerja," kata Fatin.

Ibunya Meninggal Saat Usia 4 Tahun

Ibunda Afiq keluar rumah usai sahur. Tapi pada jam 7.45 pagi datang kabar kecelakaan. Menurut Fatin, waktu itu Afiq umur empat tahun, sedangkan adiknya berusia dua tahun. Sudah tujuh tahun berlalu, Afiq, adik, dan ayahnya, sekarang tinggal bersama keluarga Fatin di Tumpat, Kelantan, Malaysia.

Tak Mau Lepas Batu Nisan Makam Ibu

Tentang foto yang viral di Facebook, Fatin mengatakan itu dimulai ketika Afiq minta diantar ke makam ibunya yang dia panggil Umi.

" Malam sebelumnya dia minta diantar. Keesokan paginya, setelah selesai mandi, kami berangkat ke makam. Saya selalu merekam apa yang dilakukan," kata Fatin. Pagi itu, kata Fatin, Afiq lebih banyak diam. Afiq terus memeluk dan menciumi batu nisan makam ibunya, seolah tak ingin melepaskannya.

Suka Bertanya tentang Ibu

Kata Fatin, keponakannya sering bertanya tentang ibunya, seperti 'Mengapa Umi meninggal?', 'Kenapa Umi tak ada?'. " Afiq memang suka bertanya mengenai almarhumah ibunya. Dia sepertinya rindu dengan ibunya," kata Fatin. Fatin sendiri tidak menyangka jika postingan di laman Facebook Autisme Malaysia yang viral dan membuat netizen ikut sedih.

Banyak netizen yang ikut menyatakan kesedihan, tak sedikit juga yang berdoa agar Afiq tabah menjalani hidup tanpa ibunya.

 

Dream.co.id

  • Share This Story

Program Kami

  • Be A Special
  • Qurbanisasi (Qurban Istimewa Nasional)
  • Nusa Indonesia
  • SEDEKAH JUM'AT
  • SUPER SPESIAL
  • RUMAH ISTIMEWA
  • MAPAN IBK (Program Kemandirian & Pemberdayaan Insan Berkemampuan Khusus)
  • Hasil Karya Mapan IBK

Berita Terbaru

  • Popular
  • Recent
  • Kisah Imam Al Warraq, Orangtua Anak Berkebutuhan Khusus 2018-12-12 13:34:16
  • 10 Penyandang Disabilitas Di Indonesia Yang Berprestasi 2020-01-28 11:13:52
  • Kisah Anak-anak Penghafal Qur’an yang Akan Membuatmu Menangis Haru 2021-06-22 10:10:29
  • apa itu disabilitas sensorik? 2019-11-13 13:55:24
  • Akses Kesehatan untuk Semua: Skrining Jantung IDAI kepada Anak Berkebutuhan Khusus Rumah Autis Tanjung Priok 2026-04-09 10:05:43
  • Ramadhan Inklusif Bersama Cagar Foundation 2026-04-07 15:02:07
  • Ramadhan Ceria, Semua Anak Istimewa 2026-04-07 11:48:44
  • Petani Binaan CIF “Diserbu” 2026-01-29 10:37:30
  • >

About Us

YAYASAN CAHAYA KELUARGA FITRAH

  • Kantor  :  

    Jl.Dr.Ratna No.10 B, Jatikramat, Jatiasih. Bekasi.

  • Phone  : 

    (+62) 857 1539 2888

  • Email   :

    info.cagarfoundation@gmail.com

Social Media

Follow Our Social Media:

  • Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah
  • CagarFoundation
  • cagarfoundation

© Copyright 2023 | CAGAR Foundation