Nutrisi makanan yang bisa meningkatkan konsentrasi anak dengan autisme
Ada berbagai cara meningkatkan konsentrasi pada anak autisme, selain melatih dan merangsang kemampuan belajarnya, Anda juga dapat memberikan makanan yang mengandung bermacam-macam zat gizi yang ia butuhkan. Zat gizi seperti apa saja yang ia butuhkan agar konsentrasinya meningkat?
1. Glutation
Glutation adalah jenis asam amino yang terdiri dari glycine, glutamic acid, dan cysteine. Zat ini berperan sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari berbagai racun yang masuk ke dalam tubuh. pada beberapa penelitian disebutkan jika anak dengan autisme cenderung memiliki kadar glutation yang lebih rendah ketimbang anak normal lainnya.
2. Asam folat (Vitamin B9)
Cara meningkatkan konsentrasi si kecil lainnya adalah dengan memberikan makanan yang mengandung asam folat tinggi. Asam folat ini dipercaya sebagai salah satu zat gizi yang diperlukan anak dengan autisme.
Penelitian menunjukkan bahwa metabolisme asam folat pada anak dengan autisme berbeda sehingga anak membutuhkan asam folat tambahan dari konsumsi makanan atau suplemen yang mengandung asam folat. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa suplementasi asam folat pada anak dengan autisme menunjukkan perbaikan gejala autisme.
3. Tiamin (Vitamin B1)
Rata-rata kelompok vitamin B ini bermanfaat untuk kesehatan otak dan mental, salah satunya adalah tiamin. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of International Medical Research, menyatakan bahwa vitamin ini berperan penting dalam pengiriman sinyal pada sistem saraf. Maka dari, itu, vitamin B1 dianggap dapat membantu anak dengan autisme untuk lebih berkonsentrasi dalam belajar.
4. Kobalamin (Vitamin B12)
Para ahli percaya bahwa kekurangan vitamin B12 adalah salah satu faktor risiko terjadinya autisme pada anak. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa ibu yang kekurangan vitamin B12 saat hamil berisiko untuk memiliki anak dengan gangguan perkembangan mental, salah satunya adalah autisme.
Maka dari itu, pemberian vitamin B12 pada anak dengan autisme dipercaya dapat membantu memaksimalkan perkembangan kemampuan belajarnya, termasuk konsentrasi.
5. Magnesium
Magnesium adalah mineral yang diandalkan untuk membuat kerja otak lebih baik. Sama seperti vitamin-vitamin sebelumnya, mineral ini juga memiliki peran dalam kerja sistem saraf. Sebagian peneliti percaya bahwa dengan memberikan suplemen magnesium, dapat membantu anak dengan autisme tumbuh dan berkembang dengan lebih baik – meski hal ini masih harus diteliti lebih lanjut.
6. Zinc
Zinc juga merupakan mineral yang jumlahnya dianggap kurang pada anak dengan autisme. Dalam berbagai penelitian disebutkan jika ibu yang kurang mengonsumsi asupan makanan zinc, berpotensi melahirkan anak yang mengalami sindrom perkembangan mental, seperti autisme. Karena itu, beberapa penelitian menyatakan bahwa pemberian suplemen zinc dianggap dapat membantu pertumbuhan anak dengan kebutuhan khusus, seperti autisme.
