Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan P2PTM bersama Direktorat Pelayanan Kesehatan kelompok rentan Kementrian Kesehatan RI menyelenggarakan Rangkaian workshop untuk Anak berkebutuhan khusus dengan pada 28 Mei 2025 di kantor Walikota Tangerang Selatan dan 17 Juni 2025di Sekolah khusus Negeri 01 Tangerang Selatan. Cagar Foundation Bersama Rumah Autis mendapatkan kesempatan menjadi narasumber dalam dua kegiatan tersebut.
Sosialisasi pentingnya penanganan ABK dengan terapi yang tepat dan Akses layanan Kesehatan agar kualitas Kesehatan Disabilitas( Terutama Autisma) menjadi isu yang utama dalam workshop ini.
Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang tepat melibatkan pendekatan holistik dan individual, dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan spesifik setiap anak. Pada sesi workshop 28 Mei 2025 membahas tentang pentingnya Terapi Perilaku bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Salah satunya Analisis Perilaku Terapan (ABA) Terapi ini berfokus pada peningkatan keterampilan dan pengurangan perilaku yang tidak diinginkan dengan menggunakan prinsip-prinsip belajar. Terapi perilaku memiliki peran penting bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) karena membantu mereka mengembangkan keterampilan sosial, emosional, dan kemandirian, serta mengatasi perilaku yang mengganggu. Terapi ini membantu ABK merespons lingkungan dengan lebih baik dan mempelajari perilaku yang umum, sehingga meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan.
Pada worksop kedua pada 17 Juni 2025 dengan diskusi Layanan kesehatan inklusi disabilitas termasuk Anak berkebutuhan Khusus ragam Autisma diharapkan pemerintah menyediakan layanan kesehatan yang dapat diakses dan dimanfaatkan oleh semua orang, termasuk semua ragam disabilitas tanpa diskriminasi. Ini mencakup akses fisik, informasi, komunikasi, dan dukungan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu. Layanan kesehatan inklusif adalah layanan yang memastikan semua orang, termasuk penyandang disabilitas, memiliki akses yang sama terhadap layanan kesehatan berkualitas dan mendapatkan manfaat darinya. Ini melibatkan Akses Fisik, Akses Informasi dan Komunikasi, Dukungan Individu, Pelatihan Tenaga Kesehatan,Kebijakan dan Regulasi
Banyak upaya yang dapat dilakukan untuk untuk meningkatkan kualitas hidup ABK dengan pemberian layanan terapi yang tepat, pendidikan Inklusi, pengembagan keterampilan , pemberdayaan keluarga, Penyediaan layanan kesehatan yg komperehensif juga peran masyarakat untuk memberikan penerimaan dan kesempatan
