Profil Donatur
       Logout
Phone: (+62) 857 1539 2888 info.cagarfoundation@gmail.com

Cagar

  • Home
  • Layanan Donatur
    • Registrasi Donatur
    • Konfirmasi Donasi
    • Rekening Donasi
    • Jemput Donasi
    • Login Donatur
  • Program
    • Be A Special
      • Penyerahan donasi beasiswa pendidikan
      • Be A Special
    • Qurbanisasi (Qurban Istimewa Nasional)
      • BERKAH KURBAN BAGI SESAMA
    • Nusa Indonesia
      • Rumah Zakat Menyalurkan Bantuan Pangan (Nutrisi Anak Spesial) kepada anak binaan CAGAR Foundation
      • Ucapan Terima kasih dan Apresiasi kepada yang telah berkontribusi untuk program nusa indonesia
      • PROGRAM NUSA
    • Program Kami
  • Panduan
    • Panduan Donasi Online
    • Panduan Jemput Donasi
    • Semua Panduan
  • Berita
  • Profil
    • Tentang Kami
    • Kontak
  • Galeri
  • Donasi
20 Jul

Penyandang Disabilitas Butuh Kesempatan dan Pengakuan di Lingkungan Kerja

2020-07-20 09:10:25 By Cagar Foundation Berita 552 Views

Jakarta Sarah Byrne adalah penyandang down syndrome yang bekerja di Dewan Australia Selatan bidang Disabilitas Intelektual (SACID) sebagai pekerja inklusi.

Ia memiliki harapan besar agar orang-orang sepertinya dapat diberi kesempatan yang sama.

"Saya marah ketika orang tidak mengikutsertakan saya ke dalam beberapa hal, saya merasa frustasi, bingung juga, itu membuat saya sedih," katanya mengutip ABC.

Dalam pekerjaannya, Byrne bertugas untuk membantu memberikan umpan balik pada program-program baru terkait disabilitas.

Direktur eksekutif SACID Felicity Crowther mengatakan dia senang dengan pertumbuhan Byrne di posisi itu.

"Dia telah beralih dari membantu mengatur hal-hal kecil dan sekarang membantu banyak lokakarya. Ia melakukan hal itu dengan sangat percaya diri," kata Crowther.

Kemampuannya dalam bersosialisasi membuatnya cukup diterima di lingkungan kerja. Namun, tidak semua penyandang disabilitas memiliki kemampuan yang sama dengan Byrne.

Bercermin Dari Kasus Ann Smith

Di sisi lain, penyandang disabilitas rentan mendapatkan pelecehan dan diskriminasi.

Mengenai hal tersebut, teman-teman, rekan kerja, dan keluarga Byrne memastikan dia aman dan dijaga. Namun, tidak semua orang dengan disabilitas dapat membangun ikatan yang kuat dengan komunitas mereka.

Pakar disabilitas Sally Robinson menyoroti kematian wanita penyandang disabilitas Ann Marie Smith sebagai contoh.

Smith adalah penyandang cerebral palsy dari Australia yang diabaikan di tengah keterbatasannya. Ia dibiarkan duduk dalam waktu lama tanpa makan dan perawatan lain yang tidak bisa ia lakukan sendiri.

Smith tampaknya memiliki koneksi terbatas dengan siapa pun selain pengasuhnya. Ia cenderung tertutup dengan orang lain dan tidak mampu membangun lingkungan pertemanan.

Kasus kematiannya sempat membuat publik terkejut. Profesor Robinson mengatakan satu dari tiga pemuda yang menyandang disabilitas mengalami beberapa bentuk pelecehan, dan risiko itu meningkat dengan tingkat kondisi kesehatan mereka.

Penelitiannya menunjukkan isolasi adalah masalah utama bagi orang-orang dengan disabilitas fisik dan intelektual, dan dia menemukan bahwa, jika memungkinkan, mereka sebenarnya ingin mengatakan sesuatu tentang perawatan apa yang  mereka butuhkan.

"Prioritas mereka adalah merasa nyaman, merasa aman, merasa dikenal, dan merasa komunitas mereka dapat diakses oleh mereka. Komunitas adalah tempat di mana mereka merasa tidak hanya fisiknya yang hadir, tetapi di mana mereka merasa diterima," kata Profesor Robinson.

liputan6.com

  • Share This Story

Program Kami

  • Be A Special
  • Qurbanisasi (Qurban Istimewa Nasional)
  • Nusa Indonesia
  • SEDEKAH JUM'AT
  • SUPER SPESIAL
  • RUMAH ISTIMEWA
  • MAPAN IBK (Program Kemandirian & Pemberdayaan Insan Berkemampuan Khusus)
  • Hasil Karya Mapan IBK

Berita Terbaru

  • Popular
  • Recent
  • Kisah Imam Al Warraq, Orangtua Anak Berkebutuhan Khusus 2018-12-12 13:34:16
  • 10 Penyandang Disabilitas Di Indonesia Yang Berprestasi 2020-01-28 11:13:52
  • Kisah Anak-anak Penghafal Qur’an yang Akan Membuatmu Menangis Haru 2021-06-22 10:10:29
  • apa itu disabilitas sensorik? 2019-11-13 13:55:24
  • Wujudkan Layanan Disabilitas Terbaik, Cagar Foundation Ikuti Pelatihan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial dan Persiapkan Reakreditasi 2026-06-15 14:10:33
  • Qurban Spesial Semakin Istimewa 2026-06-09 14:14:43
  • Akses Kesehatan untuk Semua: Skrining Jantung IDAI kepada Anak Berkebutuhan Khusus Rumah Autis Tanjung Priok 2026-04-09 10:05:43
  • Ramadhan Inklusif Bersama Cagar Foundation 2026-04-07 15:02:07
  • >

About Us

YAYASAN CAHAYA KELUARGA FITRAH

  • Kantor  :  

    Jl.Dr.Ratna No.10 B, Jatikramat, Jatiasih. Bekasi.

  • Phone  : 

    (+62) 857 1539 2888

  • Email   :

    info.cagarfoundation@gmail.com

Social Media

Follow Our Social Media:

  • Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah
  • CagarFoundation
  • cagarfoundation

© Copyright 2023 | CAGAR Foundation