Anak merupakan anugerah terindah yang dititipkan Tuhan. Bagaimanapun keadaaan si anak, orangtua tetap harus bersyukur dan mempersiapkan yang terbaik untuk sang buah hati, tak terkecuali dengan anak berkebutuhan khusus.
Mengurus anak dengan kebutuhan khusus tentunya memerlukan perhatian, kasih sayang, kesabaran, dan usaha ekstra dibanding anak normal lain. Tidak bisa sembarangan, karena orangtua harus betul-betul memahami apa yang dibutuhkan sang anak.
Untuk merawat anak berkebutuhan khusus, orangtua juga perlu mengeluarkan biaya cukup besar. Repot kan kalau sampai tidak punya simpanan atau tabungan. Oleh karena itu, orangtua sebaiknya mulai merencanakan keuangan sejak dini untuk membesarkan anak berkebutuhan khusus, termasuk untuk masa depannya.
Anak penyandang disabilitas tentu memiliki kebutuhan yang berbeda dengan kebutuhan dasar anak-anak. Perhatikan kebutuhan anak Anda, terutama secara jangka panjang secara detail, baik pendidikan, kesehatan, hiburan, dan lainnya.
Setelah mengetahui apa yang menjadi kebutuhan si anak, Anda akan lebih mudah membuat estimasi dana sehingga mereka tetap bisa mendapatkan kehidupan yang layak dari kecil hingga besar nanti. Pastikan bahwa buah hati Anda akan mengecap pendidikan sampai bangku kuliah, agar mereka menjadi anak-anak berprestasi, bergaul dan bersosialisasi.
Berikut cara yang bisa Anda tempuh untuk merencanakan keuangan demi memenuhi kebutuhan anak-anak spesial ini:
1. Kenali Kebutuhan Anak Dalam Jangka Panjang
Sebelum merancang keuangan, Anda sebaiknya mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai kebutuhan anak. Bisa dari internet, tanya-tanya teman yang juga memiliki anak berkebutuhan khusus, atau bergabung dengan komunitas tertentu yang senasib dengan Anda.
Dengan gabung bersama komunitas, selain mendapatkan banyak informasi, Anda juga bisa mendapatkan manfaat lain, seperti saling menguatkan, bertukar pengalaman, memiliki teman diskusi, serta memperoleh banyak rekomendasi yang bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.
Anda juga jadi punya kegiatan positif lain untuk melepas penat sejenak. Saat berkumpul dengan rekan-rekan rutinitas, Anda bisa mengajak buah hati sehingga para anak berkebutuhan khusus bisa bisa saling mengenal dan berinteraksi satu sama lain.
2. Kumpulkan Informasi dari Berbagai Sumber
Setelah mengetahui banyak informasi dan mengenal kebutuhan anak, sebaiknya Anda mulai merencanakan keuangan secara matang. Diskusikan bersama istri atau suami, sehingga segala perhitungan dana sudah mempertimbangkan kemampuan finansial atau pendapatan setiap bulan.
Perkirakan jumlah biaya perawatan kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan lain hingga umur anak menginjak dewasa. Jika masih bingung, Anda bisa berkonsultasi dengan perencana keuangan misalnya, agar perhitungan keuangan lebih akurat.
Jika sudah merancang keuangan, tahap selanjutnya adalah mulai mempersiapkan dananya. Selain dari penghasilan tiap bulan, Anda bisa menempuh jalan lain untuk menambah pundi-pundi uang untuk memenuhi kebutuhan anak. Salah satunya dengan cara berinvestasi, bisnis online, atau lainnya.
Kalau Anda ingin berinvestasi, sebaiknya Anda memilih jenis investasi dengan return atau imbal hasil tinggi untuk mendapatkan hasil yang optimal. Akan tetapi kalau memilih bisnis sampingan, Anda bisa mengalokasikan pendapatan yang diterima ke tabungan konvensional, asuransi kesehatan, tabungan pendidikan untuk anak, maupun deposito berjangka, yang bisa ditentukan sendiri jangka waktu pencairan dananya.
3. Masa Depan Anak Ada di Tangan Anda
Merencanakan keuangan untuk anak berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas memang bukanlah hal mudah. Namun, bukan juga sulit dilakukan. Setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik bagi anak, sekalipun anak berkebutuhan khusus. Maka dari itu, masa depan anak ada di tangan Anda sebagai orangtua.
Jangan anggap remeh setiap detail kebutuhan serta biaya yang dibutuhkan anak kelak. Anda bisa menggunakan jasa tenaga ahli untuk hasil yang maksimal. Jika Anda sudah merencanakan keuangan dengan matang, masa depan anak Anda akan terjamin. Anda pun perlu khawatir lagi untuk membesarkannya.
Sumber : Elshinta.com
