Profil Donatur
       Logout
Phone: (+62) 857 1539 2888 info.cagarfoundation@gmail.com

Cagar

  • Home
  • Layanan Donatur
    • Registrasi Donatur
    • Konfirmasi Donasi
    • Rekening Donasi
    • Jemput Donasi
    • Login Donatur
  • Program
    • Be A Special
      • Penyerahan donasi beasiswa pendidikan
      • Be A Special
    • Qurbanisasi (Qurban Istimewa Nasional)
      • BERKAH KURBAN BAGI SESAMA
    • Nusa Indonesia
      • Rumah Zakat Menyalurkan Bantuan Pangan (Nutrisi Anak Spesial) kepada anak binaan CAGAR Foundation
      • Ucapan Terima kasih dan Apresiasi kepada yang telah berkontribusi untuk program nusa indonesia
      • PROGRAM NUSA
    • Program Kami
  • Panduan
    • Panduan Donasi Online
    • Panduan Jemput Donasi
    • Semua Panduan
  • Berita
  • Profil
    • Tentang Kami
    • Kontak
  • Galeri
  • Donasi
25 Apr

Berprakarya Sebagai Terapi untuk Anak Berkebutuhan Khusus

2019-04-25 11:55:47 By Cagar Foundation Berita 826 Views

Wajah gembil menggemaskan itu kutemukan di antara riang tawa anak-anak salah satu Sekolah Dasar di Bandung. Hari itu, penulis sebagai pengajar, mulai membagikan alat dan bahan untuk membuat prakarya berupa anyaman kain flanel. 

Obrolan pun terjadi. 

"Bahan punyaku mana bu?" tanyanya.

"Ini nak" kusodorkan sebuah kertas dengan beberapa helai kain flanel yang belum teranyam. 

"Ini bagaimana bu?" tanyanya sekali lagi. 

"Begini nak, kemudian begini, yuk dicoba," saya pun memberi petunjuk-petunjuk untuk mulai menganyam tiap helai dari kain flanel tersebut sehingga menjadi sebuah kain dengan motif baru dan berbeda. 

Dia tampak sangat senang dalam menyelesaikan prakarya. Ditunjukkannya padaku,  ekspresinya senang saat prakaryanya selesai. 

Dia bernama Afkar atau Atan nama panggilannya. Dia adalah anak yang spesial. Anak yang ceria dan kooperatif di kelasku. Namun, suka menangis dan terlihat cuek di mata pelajaran yang bersifat analisis.  

Hal itu membuatku penasaran dan bertanya-tanya, mengapa bisa demikian? Semakin penasaran kala mendapat flyer salah satu sekolah swasta favorite di Bandung yang  membuka lowongan pekerjaan untuk sewing skill's teacher for special need kids. Kemudian, setelah berselancar di dunia maya dan berbagai teks literatur akhirnya saya pun bertemu dengan occupational therapy. 

Occupational Therapy berasal dari kata occupational yang artinya aktivitas, dan therapy berarti penyembuhan atau pemulihan, sehingga occupational therapyadalah proses penyembuhan melalui aktivitas. Aktivitas yang dikerjakan tidak hanya sekadar membuat sibuk pasien, melainkan aktivitas fungsional yang mengandung efek terapetik dan bermanfaat bagi pasien. Bisa disebut pula aktivitas yang langsung diaplikasikan dalam kehidupan.

Dalam memberikan pelayanan kepada individu, Okupasi Terapi memperhatikan aset (kemampuan/potensi) dan limitasi (keterbatasan/“kecacatan”) yang dimiliki individu. Terapi ini memberikan aktivitas yang purposeful (bertujuan), meaningful(bermakna), dan disenangi, misal: hobi agar pasien merasa senang dan nyaman. Harapannya individu tersebut dapat mencapai kemandirian dalam aktivitas produktivitas/pekerjaan atau pendidikan (seperti bekerja), kemampuan perawatan diri/selfcare (seperti: menyikat gigi, mandi, BAB/BAK, dll) dan kemampuan penggunaan waktu luang/leisure (melakukan hobi seperti berkebun, menjahit, menyulam, dll).

Lalu, kondisi apa saja yang bisa ditangani oleh Okupasi Terapis?

Pasien yang bisa dirujuk ke Okupasi Terapis tidak terbatas pada tahap perkembangan tertentu, melainkan semua umur bisa dirujuk untuk mendapatkan penanganan Okupasi Terapi. Sebagai contoh: pasien anak-anak. Banyak anak yang sejak kecil sudah mengalami kelainan atau gangguan perilaku/perkembangan. Sebagai contoh: autisme, spektrum autis, ADHD (attention deficit hyperactive disorder), ADD (attention deficit disorder), DD (delay development/keterlambatan perkembangan), asperger syndrome, down syndrome, mental retardasi (keterbelakangan mental), CP (cerebral palsy), dan sebagainya.

Itu semua adalah sebagian besar dari kondisi anak yang bisa ditangani oleh Okupasi Terapis karena hampir semua anak autis mempunyai keterlambatan dalam perkembangan motorik halus. Seorang Okupasi Terapis juga mampu merancang alat bantu, memodifikasi alat atau lingkungan untuk memudahkan pasien melakukan aktivitas sehari-harinya. 

Ternyata, kegiatan berprakarya seperti menganyam, menyulam, menjahit, menulis yang notabene adalah bahan ajar penulis selama ini bisa dijadikan sebagai terapi okupasi. Pantas saja siswa special needs saya Atan, senang sekali berprakarya. Dan untuk anak berkebutuhan khusus kegiatan ini sangat diperlukan untuk melatih motorik halusnya. 

Namun, yang perlu dipahami adalah tidak ada sesuatu yang instant di dunia ini. Segala sesuatunya membutuhkan proses, sama halnya dengan setiap penanganan atau treatment yang dilakukan, membutuhkan proses yang relatif lama.

Karena di dalam individu yang mengalami gangguan baik fisik maupun mental tersebut terdapat “komponen” yang tidak berfungsi baik sebagaimana mestinya sehingga perlu diperbaiki. Sering kali aku tak mengerti apa maksud dan keinginanmu, tetapi pelukanku akan selalu ada untukmu. Happy World Autism Awareness Day 2 April.

Sumber :republika.co.id

  • Share This Story

Program Kami

  • Be A Special
  • Qurbanisasi (Qurban Istimewa Nasional)
  • Nusa Indonesia
  • SEDEKAH JUM'AT
  • SUPER SPESIAL
  • RUMAH ISTIMEWA
  • MAPAN IBK (Program Kemandirian & Pemberdayaan Insan Berkemampuan Khusus)
  • Hasil Karya Mapan IBK

Berita Terbaru

  • Popular
  • Recent
  • Kisah Imam Al Warraq, Orangtua Anak Berkebutuhan Khusus 2018-12-12 13:34:16
  • 10 Penyandang Disabilitas Di Indonesia Yang Berprestasi 2020-01-28 11:13:52
  • Kisah Anak-anak Penghafal Qur’an yang Akan Membuatmu Menangis Haru 2021-06-22 10:10:29
  • apa itu disabilitas sensorik? 2019-11-13 13:55:24
  • Akses Kesehatan untuk Semua: Skrining Jantung IDAI kepada Anak Berkebutuhan Khusus Rumah Autis Tanjung Priok 2026-04-09 10:05:43
  • Ramadhan Inklusif Bersama Cagar Foundation 2026-04-07 15:02:07
  • Ramadhan Ceria, Semua Anak Istimewa 2026-04-07 11:48:44
  • Petani Binaan CIF “Diserbu” 2026-01-29 10:37:30
  • >

About Us

YAYASAN CAHAYA KELUARGA FITRAH

  • Kantor  :  

    Jl.Dr.Ratna No.10 B, Jatikramat, Jatiasih. Bekasi.

  • Phone  : 

    (+62) 857 1539 2888

  • Email   :

    info.cagarfoundation@gmail.com

Social Media

Follow Our Social Media:

  • Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah
  • CagarFoundation
  • cagarfoundation

© Copyright 2023 | CAGAR Foundation